Sabtu, 04 Desember 2010

Membandingkan Kelajuan Reaksi

A. Tujuan :Membandingkan kelajuan reaksi pada larutan HCl dengan pita magnesium dan larutan HCL dengan logam zink
B. Tgl praktikum : 25 oktober 2010
C. Tgl selesai : 25 0kt0ber 2010
D. Alat & bahan :
1) Tabung reaksi 2 buah
2) Larutan HCl 2M 4 ml
3) Pita Magnesium 2 cm
4) Logam Zink 2 cm

E. Langkah Kerja :
1. Masukan larutan HCl 2 M kedalam kedua tabung reaksi, masing-masing 2ml.
2. Masukan bersama kira-kira 2cm pita magnesium kedalam tabung reaksi pertama dan 2 cm logam Zink pada tabung kedua.
3. Amati kelajuan reaksinya.

F. Hasil Pengamatan :
Tabung 1
(HCl & Magnesium) Tabung 2
( HCl & Zink )


G. Jawaba Pertanyaan :
1. Reaksi yang lebih cepat berlangsung yaitu reaksi pada tabung pertama yang berisi HCl dan Magnesium, sedangkan pada tabung kedua yang beris HCl dan Zink lambat bereaksi.
2.
H. Kesimpulan
Pada percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan larutan dari kristal murni tersebut tidak menimbulkan perubahn warna.

Membuat 100 ml larutan NaCl 0,1 M dari kristal NaCl murni.



  1. Tujuan              : Membuat 100 ml larutan NaCl 0,1 M dari kristal NaCl murni.
  2. Tgl praktikum   : 19 Oktober 2010
  3. Tgl selesai         : 19 Oktober 2010
  4. Alat & bahan    :
1)      Neraca                                     1 buah
2)      Botol timbangan                        1 buah
3)      Labu ukur                                 1 buah
4)      Sendok stainless steel               1 buah
5)      Kristal NaCl
6)      Akuades

  1. Langkah Kerja :
1)      Menghitung jumlah NaCl yang di perlukan.
Jumlah mol NaCl          : 100 ml x 0,1 M
                                    = 10 mmol
                                    =  0,01 mol
Massa NaCl                 : 0,01 mol x 58,5
                                    = 0,585 gr

2)      Menimbang 0,585 kristal NaCl
3)      Melarutkan nacl itu, kira-kira dengan 50ml akuades dalam labu ukur 100ml. Setelah kristal NaCl itu larut seluruhnya, tambahkan lagi akuades sehingga larutan mencapai tepat 100ml.
4)      Aduk dengan cara membalik-balikan labu yang telah ditutup dengan penutupnya.

  1. Kesimpulan
Pada percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan larutan dari kristal murni tersebut tidak menimbulkan perubahn warna atau pun suhu.

Mengkaji Pengaruh Luas Permukaan dan Konsentrasi Pereaksi terhadap Laju Reaksi

A. Tujuan : Mengetahui seberapa besar pangaruh luas permukaan dan konsentasi pereaksi terhadap laju reaksi.
B. Tgl praktikum : 1 November 2010
C. Tgl selesai : 1 November 2010
D. Alat & bahan :
• Keping pualam agak kasar 5 gr
• Keping pualam halus 5 gr
• HCl 1 M 50 mL
• Erlenmeyer 2
• Tabung ukur 1
• Pipet tetes 1
• Botol persedian 1
• Silinder ukur 1
• Wadah persiapan (gelas ukur) 1
• Magnesium 0,1M 50 mL
• HCl 0,5 M 50 mL

E. Langkah Kerja :
1. Susunlah alat-alat yang dibutuhkan. Seperti gambar dibawah ini.









2. Timbang 5 gr keeping pualam agak kasar . sementara itu, masukkan 50 mL larutan HCl 1 M ke dalam gelas Erlenmeyer. Kemudian tambahakan kepingan pualam kedalam larutan HCl dan mulailah mengukur volum gas yang terbentuk . Catat volum gas dalam interval waktu tertentu.
3. ulangi langkah 2 dengan keeping pualam yang lebih halus.

F. Hasil Pengamatan :
CaCO3 + 2HCl CaCl (aq) +H2O(l) + CO2(g)

>>Volum CO2 yang terbentuk.
Bentuk Pualam
( CaCO3) Waktu (detik)
30s 60s 90s 120s 150s 180s 210s
Besar 5 12 30 45 60 74 88
Kecil 10 35 64 86

















Mg + 2 HCl MgCl2(aq) + H2 (g)

>> Volum H2 yang terbentuk :
Reaktan Waktu (detik)
20s 40s 60s 80s 100s 120s 140s 160s 180s 200s 210s
Mg0,1M+HCl 1M 6 43 67 86 98
Mg0,1M+HCl0,5M 2 11 24 35 44 54 64 73 82 89 97















G. Kesimpulan :
Dari kedua percobaan diatas membuktikan bahwa kelajuan reaksi dipengaruhi oleh luas permukaan zat dan konsentrasi zat tersebut. Semakin besar permukaan nya maka laju reaksi akan semakin cepat dan semakin pekat konsentrasinya maka laaju reaksi pun semakin cepat.

Praktikan :
Sellygus C R W (XI. A2)

Pengaruh suhu tehadap Laju Reaksi



A.     Tujuan              : Untuk menyelidiki pengaruh suhu terhadap laju reaksi pada reaksi larutandengan asam klorida.
  1. Tgl praktikum   :  2 November 2010
  2. Tgl selesai         :  2 November 2010
  3. Alat & bahan    :
·        Gelas kimia                   2
·        Tabung reaksi               2
·        Rak tabung                   1
·        Kaki tiga                      1
·        Kasa asbes                   1
·        Spirtus                          1
·        Thermometer                1
·        Stopwatch                    1
·        HCl 2 M                      5 ml
·        Sehelai kertas               1
·        Pulpen                          1

  1. Langkah Kerja :
1.      Buatlah tanda silang pada sehelai kertas.
2.      masukan 50 mL larutan Na2S2O3 0,2 M kedalam gelas kimia. Letakan gelas kimia diatas kertas tersebut . ukur suhu larutan dan catat. Tambahkan 5 ml larutan HCl 2M . ukur dan catat waktu yang dibutuh kan sejak penambahan HCl sampai tanda silang pada kertas tak terlihat lagi.
3.      masukan 50 mL larutan Na2S2O3 0,2 M kedalam gelas kimia lain. Panaskan hingga 10ₒ C diatas suhu kamar (10ₒ diatas suhu langkah 2). Catat suhu itu.  Letakan gelas kimia diatas kertas tersebut, tambahkan 5 ml larutan HCl 2M . ukur dan catat waktu seperti langkah 2.



  1. Hasil Pengamatan :
                                I.      Suhu : 29 derajat             waktu : 22s
                             II.      Suhu : 39 derajat             waktu : 12s

  1. Jawaban pertanyaan :
1.      Pengaruh suhu terhadap kecepatan reaksi antara larutan Na2S2O3 dengan larutan HCl semakin tinggi suhu maka akan semakin cepat reaksi yang terjadi, hal tersebut karena kelajuan reaksi dipenaruhi oleh suhu.
2.      Pada reaksi reaksi ini saat suhu di naikan 10 derajat , kelajuan reaksinya tidak menjadi 2 kali lebih cepat.

  1. Kesimpulan
Suhu mempengaruhi kelajuan reaksi, semakin tinggi suhu semakin cepat  pula reaksi yang terjadi.















Praktikan                      :          
Sellygus C R W (XI. A2)

Pengaruh Katalis Pada Laju Reaksi

PERCOBAAN 1
A. Tujuan : untuk mengamati kerja katalis pada reaksi penguraian H2O2.
2 H2O2 (aq) 2 H2O (l) + O2 (g)

B. Tgl praktikum : 4 November 2010
C. Tgl selesai : 4 November 2010
D. Alat & bahan :
• H2O2 50 mL
• Gelas Kimia 100 mL 2 buah
• Pipet tetes 2 buah
• NaCl 0,1 M 10 tetes
• Tabung Reaksi kecil 2 buah
• FeCl3 0,1 M 10 tetes

E. Langkah Kerja :
1. Masukan masing-masing 50 ml larutan H2O2 5%kedalam 2 gelas kimia. Amati kecepatan timbulnya gelembung gas pada kedua gelas tersebut dan catatlah.
2. tambahakan 20 tetes larutan NaCl 0,1 M kedalam gelas kimia 1, dan 20 tetes larutan FeCl3 0,1 M kedalam gelas kimia 2 . amati kecepatan timbulnya gelembung dan catat kembali.

F. Hasil Pengamatan :
No. Larutan Pengamatan
1. H2O2 Kecepatan gelembung lambat.
2. H2O2 + NaCl Kecepatan gelembung relatif lebih cepat.
3. H2O2 + FeCl3 Kecepatan gelembung elatif cepat.

G. Jawaban pertayaan
1. Yang menjadi katalis adalah FeCl3, karena kecpatan gelembung yang terjadi cepat dan banyak.
2. ia, zat tersebut mengalami perubahan selama bereaksi
3. mungkin bias, jika dapat menghasilkan banyak gelembung pada saat bereaksi dengan hydrogen peroxide.

H. Kesimpulan :
Kecepatan gelembung pada suatu larutan di pengaruhi oleh katalis yang ikut bereaksi pada larutan tersebut.

PERCOBAAN 2
A. Tujuan : untuk mengamati kerja katalis pada reaksi penguraian.
B. Tgl praktikum : 4 November 2010
C. Tgl selesai : 4 November 2010
D. Alat & bahan :
• Gelas Kimia 100 mL 1 buah
• Pipet tetes 1 buah
• KNa tartrat 2.5 gr
• H2O
• H2O2 20%
• CoCl2
• Kasa 1
• Kaki tiga 1
• Spirtus 1
• Thermometer 1

E. Langkah Kerja :
1. Larutkan kalsium natrium tatrat dalam H2O. panaskan hingga 40 derajat.
2. tamabahkan H2O2 20%. Amati reaksi yang terjadi.
3. tambahkan CoCl2. amati kembali reaksi yang terjadi.

F. Hasil Pengamatan :
Pada saat langkah 2 dilaksanakan yang terjadi adalah gelembung gas sedikit, tetapi saat dilanjutkan langkah 3 reaksi yang terjadi gelembung gas yang timbul sangat banyak dengan kecepatan yang sangat cepat. Selain itu larutan tersebut pun mengalalami perubahan warna, yaitu dari merah muda menjadi kuning kemudian coklat lalu hijau kembali ke coklat lagi lalu kuning dan kembali seperti awal lagi yaitu merah muda.

G. Kesimpulan :
Pada percobaan ini membuktikan katalis pada suatu reaksi akan kembali pada bentuk semula setelah reaksi selesai.



















Praktikan :
Sellygus C R W (XI. A2)

Rabu, 10 November 2010

Naskah Drama

Judul : CINTA BUJUR SANGKAR
Kelompok : VI (XI IPA 2) , tampil ke- VI
Para pelaku : 1.Aulia Sari Pratiwi sebagai Aulia
2.Dian Puspita R.W. sebagai Dian
3.Rizki Suci Asih sebagai Suci
4.Sellygus C.R.W. sebagai Selly
5.Sendy Wiranata sebagai Sendy
Alur Cerita : Alur Maju

Suatu hari Selly dan Suci diundang untuk bermain di rumah Sendy.

Selly dan Suci : “ Sendy..! Sendy..!” (memanggil didepan rumah)
Selly : “Mungkin dia di dalam, yuk masuk!” (sambil melangkahkan kaki dan
memegang tangan Suci)
Suci : “Ya sudah. Eits, tapi salam dulu.” (seperti melarang)
Selly : “Oh iya ya, hehe “(tiba-tiba ingat)
Suci dan Selly : “Assalamualaikum!” (kompak dan sambil memasuki rumah Sendy)
Sendy : “Wa’alaikumussalam, masuk teman-teman!”
Selly dan Suci : “Sendy..!! (dengan nada agak kaget) Kamu sedang apa kok berpakaian
seperti ini, terus mau kamana kamu? (heran)
Sendy : “Oh, ah kalian ini kaya gak tau aja. Aku kan kalau di rumah kaya gini terus…hehe” (sambil memolesi wajahnya dengan bedak)
Suci : “Masya alloh..!kamu gak berhenti-berhentinya ya bersikap kaya cewek gini? Inget Sendy kamu itu laki-laki!” (meyakinkan)
Selly : “Iya lo kamu ini. Terus gimana kamu mau punya pacar?”
Sendy : “Ah, kalian bisanya cuma menyalahkan aku. Aku itu belum ada pandangan untuk mencari pacar !” (agak kesal)
Selly : “Apa harus kami yang carikan?”
Sendy : “Ya, terserah kalian saja lah. Ingat ya, walaupun aku kaya gini tapi aku juga masih suka sama cewek tau!”
Suci : “Rubah dulu penampilan kamu itu, Sendy!” (setengah membentak)
Sendy : “Yah..kok dirubah si lagian bajuku rata-rata feminism , ada si tapi udah kekecilan.” (agak sedih)
Selly : “Hey, kalo kamu kaya gini gimana cewek bisa uka sama kamu? Payah kamu ini.Ya sudah cepat ganti apa aja, kita ke mall bali baju buat kamu. Cepat ya !”
Sendy : “Iya iya. hish bawel benr si kamu itu, Sel!” ( agak kesal sambil beranjak ganti baju)
Suci : “Itu semua demi kamu, Sendy. Agar labih baik lagi.” ( nada menasehati)
Sendy : “(keluar dari kamar) Teman-teman aku udah selesai nih..ayo kita berangkat!”
Selly dan Suci : “Baiklah, ayo”

Diwaktu yang sama, namun tempat berbeda.

Dian : “Au…cepatan main basketnya.” (duduk disekitar Aulia)
Aulia : “Kenapa si..kok cepet-cepet?”
Dian : “Yah..kita kan mau shopping,yuk?
Aulia : “Idih..ogah banget mending maen basket aja..lebih seru!
Dian : “Apa?
Apa serunya?
Panas gini, bikin item tau.”
Aulia : “Hish..berisik aja..kalo gak mau nemenin pergi aja sana shopping dewe’!” (setengah marah)
Dian : “Ah..becanda aja kok. Sensitif amat..haha. Ya udah yok, shopping!”
Aulia : “Ya udah, tapi jangan lama-lama ya?”
Dian : “Iya iya.”

Sesampainya di mall, Aulia bertemu dengan Sendy dan kawan-kawan. Lalu secara tidak sengaja, Sendy menabrak Auliahingga belanjaan Sendy jatuh semua.

Aulia : “Hey, kalo jalan liat-liat dong!” (kesal dan kaget)
Sendy : “Ya ampun maafin aku. Aku gak engaja looh.” (dengan lemah lembut)
Aulia : “Makanya hati-hati kalo jalan!’ (masih marah)
Sendy : “Maaf banget ya..?” (muka memelas)
Dian : “Ya udah lo..kan ia juga udah minta maaf.” (sok bijak)
Selly dan Suci : “Iya, maafin temen kita ya? “
Aulia : “Makanya bilangin sama temen lo,kalo jalan yang bener.” (jutek, sambil benerin poni dan berlalu meninggalkan Dian,Selly,Sendy dan Suci)
Dian : “Heh..Aulia. Tungguin gue dong!” (sambil berlari mengejar)

Sementara itu Sendy masih melongo melihat kemarahanAulia. Lalu Selly pun menyadarkannya.

Selly : “Heh, Sendy! Ngelamun aja.” (sambil menepuk pundak Sendy dengan keras)
Sendy : “(kaget) Eh..eh..eh. Ihh Selly ni lo. Kan kaget akunya. Sakit lagi pundakku.Ihh kamu..” (sambil memukul-mukul Selly)
Suci : “Udah lo..kalian ini jangan berantem kenapa.”
Selly : “Iya deh. Kamu tadi ngelamun ngapa Sendy?” (sambil menggoyang-goyangkan tangan Sendy)
Sendy : “Ihh…aku malu mau ngomong. Aku tuh ya,aku tuh, emm..falling in love sama cewek tadi.” (muka malu sambil nunduk)
Selly dan Suci : “HAAAH…” (kaget setengah mati)
Sendy : “Ihh…lebay banget si kalian itu. Aku jadi tambah malu.(loncat-loncat manja) kira –kira siapa ya nama nya?”
Suci : “Gak tau, kamu sih gak mau tanya tadi (sambil ngadep kebawah)e eeh, dompet siapa tuh yang jatuh?”
Selly dan Sendy: “Eh iya..liat liat buka buka.”
Selly : “ Eh, ini ini dompet cewek tadi.. (sambil membaca kartu tanda pelajar) ternyata namanya Aulia Pohan sekolah di Smansa Metro.”
Sendy : “Beneran tah? Yeee asyik! (lompat-lompat kegirangan)

Sementara itu Aulia dan Dian sedang makan disuatu kafe. Setelah selesai makan mereka membicarakan peristiwa tadi.

Aulia : “Duh..jadi lecek kan baju gue.”(sambil benerin baju)
Dian : “Udah lo, gak usah dipikirin. Tapi cowok tadi manis deh…” (muka pengen)
Aulia : “Ihh.. bencong gitu disenengin.” (jutek sambil mijit-mijitin ruas jari)
Dian : “Ihh.. bodo’ lah manis gitu kok..hhee (muka cengar-cengir). Eh, pulang yok, udah mendung nih. Kamu kan yang bayarin?”
Aulia : “Iyaa, yok (sambil mencari-cari dompetnya di kantong). Eh, dompet gue mana ya..duh gak ada yan.” (panik)
Dian : “HAAAH? (lebih panik dari Aulia ), yang bener?!? ya udah pake duit gue dulu aja.” (agak gak ikhlas)

Hari berganti hari, Sendy dan kawan-kawan tetap menjalankan aktifitas seperti baisa yaitu sekolah.

Sendy : “eeh.. teman-teman kita balikin yok dompet si Aulia?”
Suci : “Gak deh, aku gak ikut. Aku mau ngerjain tugas Biologi, kan besok dikumpul.”
Selly : “Ya udah aku tamenin. Jadi kita ke Smansa nih sekarang?”
Sendy : “Iya lah..ayok. eh, iya suci kamu kerjain nti kita liat ya? Hehe.” (cengar-cengir)
Suci : “ Innsya alloh ya,hehe”

Sementara Aulia dan Dian sedang menunggu angkot di halte depan sekolah. Tiba-tiba dating si Sendy dan Selly.

Aulia : “Eh, ketemu anak ini lagi.” (muka sebel)
Dian : “hah,mana mana??” (sambil benerin jilbab)
Aulia : “Inin nih jalan kesini.”
Sendy : “Hai, Aulia kan?” (sambil mengacungkan telunjuk)
Aulia : “Iya, ngapa emang?” (muka jutek)
Dian : “Jangan galak-galak gitui dong…”(sambil bisik-bisik)
Selly : “Gini lho, Au..kita kesini mau kembaliin dompet kamu yang jatuh di mall pas kamu tabrakan sama Sendy kemarin.Iya kan, Sen?” (sambil menyenggol-nyenggol tangan Sendy)
Sendy : “I i i iya…”(senyum-senyum)
Aulia : “Oh makasih deh yaa..!” (masih jutek)
Sendy : “Iya sama-sama.” (ngalem)
Selly : “Eeh, boleh minta nomor hp kamu gak?” (sambil melirik ke Sendy)
Aulia : “087899884051”
Dian : “Eh, angkotnya udah dating. Pulang yuk..? Duluan ya…(berlalu sambil menarik tangan Aulia)

Akhirnya Aulia pun pergi. Sementara itu Sendy masih tetap melongo , Selly pun terheran-heran.

Disituasi lain, Aulia sedang main ke rumah Dian.

Aulia : “Eh, anak itu dari tadi sms gue terus.”
Dian : “Iya tah? Sms kaya mana?”
Aulia : “Ini ni..dia bilang dia suka sama gue.”(muka sebel)
Dian : “Hah? Nekat tu anak, beneran tah?(dalam hati sedih) gimana dong sama perasaan gue?”
Aulia : “Ya udah lu sms aja dia.” (seperti tak ada salah)
Dian : “Iya deh ntar aja gue sms.” (senyum-senyum)

Singkat cerita Dian sms an dengan Sendy, Sendy pun tetap smsan dengan Aulia. Suatu hari Dian mengajak Sendy ketemuan ditaman kota.

Dian : “Hai Sendy..!” (wajah senang)
Sendy : “Hai juga Dian!” (udah gak seperti cewek lagi)
Dian : ”Ada yang mau aku omongin ke kamu..”
Sendy : “Tentang apa?” (penasaran)
Dian : “Sebenernya emm…emm..aku ssuka ssama kamu.” (muka lega)
Sendy : “Haaaahh? “ (kaget)
Dian : “Iya, suka banget..tapi kamu gak harus jawab sekarang kok.”
Sendy : “Iya deh, nanti aja ya jawabnya.”( bingung)

Hari berganti hari, akhirnyaSendy pun menyadari bahwa cintanya ke Aulia bertapuk sebelah tangan. Sendy pun curhat kepada Selly dan Suci.

Sendy : “Aku lagi patah hati.”
Selly : “Kenapa?”
Sendy : “Cintaku bertepuk sebelah tangan sama Aulia.” (sedih dan akhirnya tingkah cperempunnya muncul lagi)
Suci : “Ya udah lah, Sen jangan putus asa gitu.” (bijak)
Selly : “Iya Sen, masih banyak kok yang bisa terima kamu apa adanya. Yakinlah sobat.” (sambil menepuk pundak Sendy)
Sendy : “Dan orang tu menurutku kamu, Sel..( senyum lebar)
Suci : “Cieeee (pringas-pringis)
Selly : “HAAAAAH?!?” (kaget)

THE END

Sabtu, 06 November 2010

Contoh Laporan Eksperimen Kimia


Mengenal Perubahan yang Dapat Diukur

A.    Tujuan            : Mengetahui perubahan fisis yang terjadi pada reaksi.  
  1. Tgl praktikum    : 25 Oktober 2010
  2. Tgl selesai         : 25 Oktober 2010
  3. Alat & bahan    :
1)      Tabung reaksi                                      6 buah
2)      Pipet tetes                                           3 buah
3)      HCl                                                     4 ml
4)      H2C2O4 ( asam oksalat)                       2 ml
5)      Na2S2O(natrium tiosulfat)                   2 ml
6)      H2SO4                                                  2 ml
7)      KMnO4 (kalium permanganat)               1 ml
8)      CaCO3 ( keeping pualam)                    sebesar kacang hijau

  1. Langkah Kerja :
1.      Masukan 2 ml larutan HCl pada masing-masing tabung reaksi 1 dan tabung reaksi 2.
2.      Lalu pada tabung reaksi ke 3 masukan 2ml larutan asam sulfat (H2SO4).
3.      pada tabung ke 4 masukan 2 ml larutan natrium tiosulfat (Na2S2O3).
4.      pada tabung ke 5 masukan 2 ml larutan asam oksalat (H2C2O4).
5.      sedangkan pada tabung ke 6 masukan 1 ml larutan kalium permanganat (KMnO4).
6.      Kemudian masukan keping pualam (CaCO3) kedalam larutan HCl pada tabung reaksi 1. Amati reaksinya.
7.      Tuangkan larutan natrium tiosulfat (Na2S2O3) kedalam larutan HCl pada tabung reaksi ke 2. amati reaksinya.
8.      Tuangkan larutan kalium permanganat (KMnO4) dan larutan asam oksalat (H2C2O4) kedalam larutan H2SO4 pada tabung reaksi 3. Amati reaksinya.

  1. Hasil Pengamatan
Tabung 1
(HCl+ CaCO3)
Tabung 2
(HCl+Na2S2O3)
Tabung 3
(H2C2O4+KMnO4+H2SO4)
Saat keping pualam dimasukan kedalam larutan HCl reaksi yang terjadi yaitu timbul gelembung-gelembung gas Hydrogen sepeti mendidih dan terasa menghangat serta beruap. Larutan pun tak berubah warna. 
Saat lautan Na2S2O3 dimasukan kedalam larutan HCl reaksi yang terjadi yaitu larutan berubah warna menjadi putih keruh, seperti susu.
Saat larutan H2S2O4 dan  KMnO4 kedalam larutan H2SO4  reaksi yang terjadi yaitu perubahan warna menjadi kecoklatan , tetapi semakin lama warna kecoklatan tersebut semakin lama semakin pudar dan bening pada bagian dasar larutan serta terjadi penggumpalan di warna coklat tersebut . gumpalan tersebut melayang pada larutan tetapi semakin lama semakin turun kedasar larutan menjadi endapan dan menghilang. Larutan pun berubah menjadi beening kembali.

Persamaan reaksi :
1.      2HCl (aq) + CaCO3 (s)           --->              CaCl2 (aq) + H2O (l) + CO­2 (g)
2.      2HCl (aq) + Na2S2O3 ()         ------>        2NaCl () + S + SO2 ()  + H2O (l)
3.      H2C2O4 (aq)       ----->       2CO2 (g) + 2H+(g)  + Ze-            (x 5)
MnO4- (g)+ 8H2 (g ) + Ze-    ---->               Mn2+ (g) + H2O (g)            (x 2)
           5H2C2O4 + 2MnO4- + 6 H+()aq       ----->           2Mn2+ +10CO2 (g) + 8H2O(l)
            5H2C2O4 + 2KMnO4 + 3H2SO4      ---->    2MnSO4+10CO2(g )+ 8H2O(l)+ K2SO4(aq)
  1. Kesimpulan :
Perubahan fisis yang terjadi pada reaksi antara larutan HCl dengan CaCO3 yaitu menghasilakan gelembung gas. Sedangkan perubahan fisis yang terjadi pada reaksi HCl dengan Na2S2O3 yaitu menghasilakan perubahan warna dan perubahan fisis yang terjadi pada reaksi anatara H2SO4 dengan H2C2O4 dan KMnO4 yaitu menghasilakn pembentukan endapan dan perubahan warna.























Praktikan                     :          
Sellygus C R W (XI. A2)

Kamis, 04 November 2010

Minggu yang RIBET?

Huah..
 ni minggu ternyata ribet banget selama masa smester 1 kelas XI..
padahal katanya kelas XI bakal nyantai, eh trnya malah ribet, mulai dari tugas ampe urusan ekskul..
tapi, aku ada penyemangatnyaa, jadi ngga begitu kerasaa deh.. :) tu liat aja di atas, hehe..